Indeks kesolehan
Beberapa waktu yang lalu salah satu teman dekatku ngasih tau kalo kita harus nyari pasangan yang soleh karena pastinya berperilaku baik dan dijamin ga akan bawa masalah di masa yang akan datang. Tapi darimana kita tau kalau seseorang itu soleh?
Kalau yang beda ekstrim misalnya si X rajin ke mesjid dan si Y hobi minum2, ya jelas lah. Tapi kalo untuk orang-orang yang ngga berbeda secara signifikan, gimana caranya?
Parameter apa yang dipake? Apa dari panjangnya kerudung yang dia pake? Kalau cowo, apa dari ketinggian ngatungnya celana panjang yang dia pake? Atau dari jumlah rokaat sholat sunatnya tiap hari? Dari tenggonya setiap sholat wajib (tenggo= teng-langsung go)? Dari seringnya dia berpuasa sunat? Dari besarnya zakat yang dia kasih? Dari ilmu agamanya yang dalem?
Kalau ini yang diliat, menurutku dia baru masuk kategori 'tampak soleh'.
Apa kalo 'tampak soleh' dijamin ga bawa masalah? Rasanya ngga sedikit orang 'tampak soleh' tapi ternyata perilakunya ngga baik. Bahkan ada juga yang siang-malam di mesjid tapi beberapa dari mereka ternyata sombong, kurang ngehargain orang lain, , egois, mau menang sendiri, menghina orang lain, dll. Apalagi cowo, yang di agama kita suka menempatkan wanita di bawahnya karena menurut mereka ada haditsnya. Apakah kalau seseorang yang 'tampak soleh' punya perilaku begitu masih bisa dibilang soleh?
Jadi gimana menilai seseorang itu soleh apa ngga? Apakah 'tampak soleh' aja cukup untuk ngga membawa masalah? Ngga sedikit kan istri2 bersuamikan pria 'tampak soleh' yang ternyata diperlakukan sewenang-wenang.
Jadi kayanya, sifat/perilaku seseorang hampir ga ada hubungannya dengan tingkat 'tampak soleh'nya seseorang. Kecuali kalau dia itu bener2 soleh. Dan menurutku, seseorang dibilang soleh kalau dia betul2 tulus melakukan semua ibadah2 itu tanpa mengharapkan apapun, bahkan tanpa menghitung2 pahala yang bisa dia dapet. Kalau udah tulus melakukan itu semua, ketulusan itu akan terbawa ke perilaku dia sehari-hari yang rendah hati, dsb. Jadi soleh atau ngga-nya seseorang itu ngga bisa diliat sama sekali.
Aku ngga ngerasa soleh, dan aku pengen bisa memperbaiki kesalahan2 di masa lalu semampu yang aku bisa. Walaupun aku juga ngga tau apakah aku tulus melakukan itu, atau aku merasa itu suatu keharusan. Jadi gimana bisa menilai orang lain soleh atau ngga, lah wong menilai diri sendiri aja susah.
Dan sebagai manusia biasa yang ngga soleh, rasanya aku ga punya hak untuk menilai apakah seseorang itu soleh atau ngga, karena yang berhak dan yang bisa nilai ketulusan seseorang itu hanya Allah SWT.
Jadi aku menentang keras kalo ada orang bilang "si Z mah lebih soleh dari si W". Kalimat yang betul adalah "si Z mah lebih 'tampak soleh' daripada si W".
Hehehehe...
Kalau yang beda ekstrim misalnya si X rajin ke mesjid dan si Y hobi minum2, ya jelas lah. Tapi kalo untuk orang-orang yang ngga berbeda secara signifikan, gimana caranya?
Parameter apa yang dipake? Apa dari panjangnya kerudung yang dia pake? Kalau cowo, apa dari ketinggian ngatungnya celana panjang yang dia pake? Atau dari jumlah rokaat sholat sunatnya tiap hari? Dari tenggonya setiap sholat wajib (tenggo= teng-langsung go)? Dari seringnya dia berpuasa sunat? Dari besarnya zakat yang dia kasih? Dari ilmu agamanya yang dalem?
Kalau ini yang diliat, menurutku dia baru masuk kategori 'tampak soleh'.
Apa kalo 'tampak soleh' dijamin ga bawa masalah? Rasanya ngga sedikit orang 'tampak soleh' tapi ternyata perilakunya ngga baik. Bahkan ada juga yang siang-malam di mesjid tapi beberapa dari mereka ternyata sombong, kurang ngehargain orang lain, , egois, mau menang sendiri, menghina orang lain, dll. Apalagi cowo, yang di agama kita suka menempatkan wanita di bawahnya karena menurut mereka ada haditsnya. Apakah kalau seseorang yang 'tampak soleh' punya perilaku begitu masih bisa dibilang soleh?
Jadi gimana menilai seseorang itu soleh apa ngga? Apakah 'tampak soleh' aja cukup untuk ngga membawa masalah? Ngga sedikit kan istri2 bersuamikan pria 'tampak soleh' yang ternyata diperlakukan sewenang-wenang.
Jadi kayanya, sifat/perilaku seseorang hampir ga ada hubungannya dengan tingkat 'tampak soleh'nya seseorang. Kecuali kalau dia itu bener2 soleh. Dan menurutku, seseorang dibilang soleh kalau dia betul2 tulus melakukan semua ibadah2 itu tanpa mengharapkan apapun, bahkan tanpa menghitung2 pahala yang bisa dia dapet. Kalau udah tulus melakukan itu semua, ketulusan itu akan terbawa ke perilaku dia sehari-hari yang rendah hati, dsb. Jadi soleh atau ngga-nya seseorang itu ngga bisa diliat sama sekali.
Aku ngga ngerasa soleh, dan aku pengen bisa memperbaiki kesalahan2 di masa lalu semampu yang aku bisa. Walaupun aku juga ngga tau apakah aku tulus melakukan itu, atau aku merasa itu suatu keharusan. Jadi gimana bisa menilai orang lain soleh atau ngga, lah wong menilai diri sendiri aja susah.
Dan sebagai manusia biasa yang ngga soleh, rasanya aku ga punya hak untuk menilai apakah seseorang itu soleh atau ngga, karena yang berhak dan yang bisa nilai ketulusan seseorang itu hanya Allah SWT.
Jadi aku menentang keras kalo ada orang bilang "si Z mah lebih soleh dari si W". Kalimat yang betul adalah "si Z mah lebih 'tampak soleh' daripada si W".
Hehehehe...


1 Comments:
jangan tertipu oleh kemasan piet,
ga jaminan bungkus bagus isinya bagus hiuhihihi
Post a Comment
<< Home